Tampilkan postingan dengan label Ermi Kullit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ermi Kullit. Tampilkan semua postingan

Ermi Kullit - Sesal

Posted by Albert Park Jumat, 12 Oktober 2012 0 komentar

>Ketika kau terbayang
Ku merasa bersalah
Karna kesungguhanmu
T’lah sekian lama ku abaikan

>
Namun kau memang tulus
Dan tak pernah putus asa
Walau aku tenggelam
Di kedalaman alam semu yang melupakanmu

>
Sekarang harus bagaimana
Akhirnya hatiku pun luka
Sekarang ku cari kemana
Dirimu t’lah tiada lagi,
Kasihmu tak ku temukan lagi..

>
Ketika kau terbayang
Ku merasa bersalah
Karna kesungguhanmu
T’lah sekian lama ku abaikan

>
Namun kau memang tulus
Dan tak pernah putus asa
Walau aku tenggelam
Di kedalaman alam semu yang melupakanmu

>
Sekarang harus bagaimana
Akhirnya hatiku pun luka
Sekarang ku cari kemana
Dirimu t’lah tiada lagi..,
Kasihmu tak ku temukan lagi..

>
Sekarang harus bagaimana
Akhirnya hatiku pun luka
Sekarang ku cari kemana
Dirimu t’lah tiada lagi..,
Kasihmu tak ku temukan lagi…
Dirimu, t’lah tiada lagi..


Baca Selengkapnya ....

Ermi Kullit - Walau dalam mimpi

Posted by Albert Park Minggu, 01 Juli 2012 0 komentar

Bila malam t’lah mendekam
Bulan bintang kan bersinar terang
Menyinari alam indahnya dunia
Burungpun berhenti tiada bernyanyi


Mereka semua pun t’lah mengerti
Tiada satupun akan berlari
Ku mintalah hati kuberjumpa siang hari
Ingin segera tidur dan dibelai mimpi-mimpi


Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku
Antara aku berkhayal tentangmu
Walau hanya dalam mimpi
Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku
Walau ku sadari hanya dalam mimpi
Tapi ku pun kan bahagia
(Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku
Antara aku berkhayal dengan dirimu)


Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku
Antara aku berkhayal tentangmu
(Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku)


Bila malam t’lah mendekam
Bulan bintang kan bersinar terang
Menyinari alam indahnya dunia
Burungpun berhenti tiada bernyanyi


Mereka semua pun t’lah mengerti
Tiada satupun akan berlari
Ku mintalah hati kuberjumpa siang hari
Ingin segera tidur dan dibelai mimpi-mimpi


Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku
Antara aku berkhayal tentangmu
Walau hanya dalam mimpi
Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku
Walau ku sadari hanya dalam mimpi
Tapi ku pun kan bahagia
(Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku
Antara aku berkhayal dengan dirimu)


Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku
Antara aku berkhayal tentangmu
(Oh juwita malam
Datanglah engkau membelai mimpiku..)


Baca Selengkapnya ....

Ermi Kullit - Kesan

Posted by Albert Park 0 komentar

Tak mungkin ku lupa
Kala pertama kita saling berjumpa
Ada satu kesan terindah masih tersimpan di dada
Sapamu menggoda
Dan candamu yang wajar dan bijaksana
Betapa aku tersipu dalam rasa bahagia


Inginnya hatiku mengulang kembali
Suasana yang pernah tercipta penuh suka dan juga ceria
Oh kekasih datanglah dan datang dalam hidupku
Bukan sekedar bayangmu yang menggoda
Dalam setiap mimpiku


Tak mungkin ku lupa
kala pertama kita saling berjumpa
Senyum manismu mengundang
Rasa simpati di hati


Oh.. sapamu menggoda
Dan candamu yang wajar dan bijaksana
Betapa aku tersipu dalam
Rasa bahagia


Inginnya hatiku mengulang kembali
Suasana yang pernah tercipta penuh suka dan juga ceria
Oh kekasih datanglah dan datang dalam hidupku
Bukan sekedar bayangmu yang menggoda
Dalam setiap mimpiku
Inginnya hatiku mengulang kembali
Suasana yang pernah tercipta penuh suka dan juga ceria
Oh kekasih datanglah dan datang dalam hidupku
Bukan sekedar bayangmu yang menggoda
Dalam setiap mimpiku


Datanglah dalam hidupku..
Bukan hanya dalam mimpiku..


Baca Selengkapnya ....

Ermi Kullit - Pasrah

Posted by Albert Park 0 komentar

Lama ku rasa sepinya hati tanpa dirimu
Lama terasa rindu yang dalam menyiksa jiwaku
Lamanya daku kian menahan resah gelisah
Yang selama ini selalu saja datang menggoda


Dua purnama tanpa terasa berlalu sudah
Namun tiada pernah ku dengar kabarmu oh sayang
Mungkin dirimu telah bersama dengan yang lain
Hingga diriku begitu saja engkau lupakan


Dimana lagi, kemana lagi harus ku cari
Tempat untuk bertanya
Anginpun tiada, burungpun tiada
Semua tiada bawa berita
Kalau begini, terus begini
Aku tak tahu bagaimanakah lagi
Biarlah semua akan ku pasrahkan pada yang Illahi


Dua purnama tanpa terasa berlalu sudah
Namun tiada pernah ku dengar kabarmu oh sayang
Mungkin dirimu telah bersama dengan yang lain
Hingga diriku begitu saja engkau lupakan


Dimana lagi, kemana lagi harus ku cari
Tempat untuk bertanya
Anginpun tiada, burungpun tiada
Semua tiada bawa berita
Kalau begini, terus begini
Aku tak tahu bagaimanakah lagi
Biarlah semua akan ku pasrahkan pada yang Illahi
Kalau begini, terus begini
Aku tak tahu bagaimanakah lagi
Biarlah semua akan ku pasrahkan pada yang Illahi
Biarlah semua akan ku pasrahkan pada yang Illahi


Baca Selengkapnya ....

Ermi Kullit - Seuntai kata

Posted by Albert Park 0 komentar

Dalamnya laut dapat di duga
Hati orang siapa yang tahu
Akan ku coba ‘tuk bertegur sapa
Percik pesona datang menjelma

Seberkas cahya menembus dada
Menggores rasa menyibak raga
Bara asmara mulai menjelma
Semilir angin nyalakan nyata

Seuntai kata ku persembahkan
Aku cinta padamu..
Ta ta tatatam ta ta tam
Akan ku coba bertegur sapa

Seberkas cahya menembus dada
Menggores rasa menyibak raga
Bara asmara mulai menjelma
Semilir angin nyalakan nyata..

Seuntai kata ku persembahkan
Aku cinta padamu..
Pa trapapap ta tatam..
Aku cinta padamu..


Baca Selengkapnya ....

Ermi Kullit - Langkahku dan langkahmu

Posted by Albert Park 0 komentar


Hari-hari dalam kisah cinta kita
Kebahagiaan yang tiada habisnya
Walau nestapa datang silih berganti
Namun kemelut pun tak berarti


Langkahku dan langkahmu memang berbeda
Namun kita satu di jalan yang sama
Tak terpisah walau jarak tetap ada
Dan kita saling menjaga


Kuterima ada mu, kau terima apa adaku
Cintaku cintamu, dengan segala kemungkinan
Kuterima adamu, kau terima apa adaku
Hatimu hatiku, lekat jadi satu


Langkahku dan langkahmu memang berbeda
Namun kita satu di jalan yang sama
Tak terpisah walau jarak tetap ada
Dan kita saling menjaga


Kuterima ada mu, kau terima apa adaku
Cintaku cintamu, dengan segala kemungkinan
Kuterima adamu, kau terima apa adaku
Hatimu hatiku, lekat jadi satu


Kuterima ada mu, kau terima apa adaku
Cintaku cintamu, dengan segala kemungkinan
Kuterima adamu, kau terima apa adaku
Hatimu hatiku, lekat jadi satu


Baca Selengkapnya ....

Ermi Kullit - Tergoda

Posted by Albert Park 0 komentar


Tergoda, aku mulai tergoda lagi
Karena ada sentuhan menawan
Telah ku coba melupakan
Namun tak mampu


Senyumnya, mulai mencoba mengetuk hati ini
Aku terlena, terbuai tingkahnya
Aku terhanyut dalam
Arus asmara


Aku tergoda, tergoda
Hingga aku tak mampu berpaling
Dari semua, bayangan
Wajahnya, senyumnya dan segalanya
Aku tergoda…


Tergoda, aku mulai tergoda lagi
Karena ada sentuhan menawan
Telah ku coba melupakan
Namun tak mampu


Senyumnya, mulai mencoba mengetuk hati ini
aku terlena, terbuai tingkahnya
Aku terhanyut dalam arus asmara
aku tergoda, tergoda hingga aku tak mampu berlari
Dari semua bayangan wajahnya
Senyumnya, dan segalanya


Aku tergoda, tergoda
Hingga aku tak mampu berpaling
Dari semua, bayangan
Wajahnya, senyumnya dan segalanya
Aku tergoda…


Baca Selengkapnya ....

Ermi Kullit - Pertama dan terakhir

Posted by Albert Park 0 komentar

Dari dulu aku telah
Katakan padamu
Ku terima apa adanya
Akan dirimu


Lupakanlah masa lalu
Janganlah kau ragu
Dengan hati tulus
Aku sambut isi hatimu


S’ribu bulan telah lalu
Kau pergi dariku
Tiada pesan tiada harapan
Kau beri padaku


Kalau memang engkau ingin
Permainkan diriku
Janganlah padaku
Jangan hidupku engkau hancurkan


Bisik hati kecilku
Saatnya nanti pasti kan terjadi
Kisah kasih sayangku
Kau khianati dan berpaling pada sahabat karibku


Sampai hati kau
Mana satriamu
Kini aku sadar
Bukan aku curahan kalbumu
Janganlah kau ulangi
Aku yang pertama
Berjanjilah sayang,
Bahwa dia kasih yang terakhir


(sampai hati kau
Mana satriamu
Kini aku sadar
Bukan aku curahan kalbumu
Jangan kau ulangi
Aku yang pertama
Berjanjilah sayang,
Bahwa dia kasih yang terakhir)


Sampai hati kau (sampai hati kau)
Mana satriamu
Kini aku sadar
Bukan aku curahan kalbumu
Janganlah kau ulangi (jangan kau ulangi)
Aku yang pertama
Berjanjilah sayang,
Bahwa dia kasih yang terakhir


Baca Selengkapnya ....
Modified by info update - Panduan Blogging SEO. Original by Bamz | Copyright of MP3 Free Download.